Kamis, 25 Oktober 2012

Budidaya Ikan Lele

BUDIDAYA IKAN LELE ;
Oleh : Abdul Wahid Yusuf, dari Babakan jati, Jonggol, Kab. Bogor Jawa Barat.

Adapun langkah-langkah tersebut sebagai berikut :
  1. PERSIAPAN KOLAM CACING SUTERA
Siapkan/buat lubang atau terpal untuk membuat Cacing Sutera berukuran panjang 2m, lebar 1m, tinggi 20cm. Untuk lubang yang langsung dibuat diatas tanah, batasi seluruh tepi nya dengan batako/bata merah dan dasarnya diberi “floor” semen pasir dengan maksud agar air tidak merembes kedalam tanah. Untuk lubang yang dilapisi terpal cukup dibuat serapih mungkin agar air tidak bocor. Setelah selesai pembuatan kolam cacing sutera, beri atap diatas nya sebagai penahan terik matahari. Kemudian siapkan pula saluran air masuk dan  keluar. Pembuatan kolam cacing sutera sangat diperlukan karena Dengan tersedianya cacing sutera tersebut tentu dapat mengurangi biaya produksi.
  1. MEDIA CACING SUTERA
Siapkan kotoran kotoran ayam petelur 5 karung untuk dimasukan kedalam lubang yang telah dibuat dan dicampur dengan Lumpur sebanyak 10 ember yang diambil dari saluran air kotor  untuk membuat Cacing Sutera, kemudian aduk secara merata. Diamkan selama 3 hari lalu beri air yang mengalir secara terus menerus, dengan ketinggian air 2 cm dari permukaan kolam. Dalam kurun waktu 10 s/d 15 hari akan timbul cacing sutera yang pada waktunya akan sangat diperlukan sebagai makanan benih/anak Lele setelah berumur 6 sampai dengan 12 hari.
  1. KAKABAN DAN KOLAM PEMIJAHAN
Siapkan kakaban untuk memijah dengan ukuran  lebar 40 cm, panjang 150 cm dan banyak nya disesuaikan dengan kebutuhan.
{bisa disesuaikan sesuai kebutuhan}
  1. PERSIAPAN PEMIJAHAN
Pasang/susun kakaban kedalam kolam pemijahan dengan rapat (antar tjung ijuk/kakaban saling bertemu), kemudian beri/pasang bambu yang selanjutnya beri pemberat agar kakaban tidak mengambang. Jangan memberi pemberat yang tepi nya runcing karena akan melukai induk Lele ketika aktif untuk bertelur. Setelah itu isi air kolam tersebut sampai dengan ketinggian air antara 20-25 cm.
  1. INDUKAN SIAP MEMIJAH
Masukan dan cukup sepasang indukan Lele yang sudah siap memijah. Lele Betina bila siap pijah ditandai dengan, pada bagian perut dari mulai batok kepala belakang sampai dengan sirip + 10 cm terlihat membesar karena berisi telur, bila di usap akan terasa lembek, selain itu satu hal yg amat penting adalah warna lubang untuk mengeluarkan telur berwarna merah merekah.  Lele Jantan bila siap pijah ditandai dengan, bila di usap-usap pada bagian sirip atas dari depan ke belakang dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah, maka sirip bagian atas tersebut akan berdiri. Memasukan Lele yang akan dipijahkan, harus dilakukan antara  jam 3 – 4 sore. Pada malam harinya antara jam 8 malam sampai dengan jam 4 pagi, induk Lele akan bertelur.
  1. PEMINDAHAN KAKABAN
Pada keesokan hari nya antara jam 7 pagi, pindahkan kakaban satu persatu ke kolam penetasan/pendederan dengan cara dibalik ( kakaban bagian atas berada dibawah ) Kemudian pindahkan induk Lele yang telah bertelur ke kolam khusus induk.Sehari selanjutnya telurnya akan menetas. Jangan memberi pakan kepada anak Lele dari mulai menetas sampai berumur 4 hari.
  1. PENGANGKATAN KAKABAN
Setelah 2 hari telur menetas angkat kakaban antara jam 7-8 pagi, dengan maksud agar tidak mudah terserang hama atau penyakit. Selanjunya apabila  kakaban sudah diangkat, taruh daun pisang sebagai tempat berteduh amnak lele yang baru menetas.

  1. PAKAN AWAL BENIH/ANAK LELE
Setelah benih/anak Lele berumur 3 hari, beri pakan berupa kuning telur ayam sampai dengan hari ke 5. Setelah itu beri pakan Cacing Sutera sampai dengan hari ke 12. Jangan memberi makan cacing sutera yang telah mati karena akan menyebabkan kolam menjadi bau dan timbul bibit penyakit yang pada akhirnya bibit/anak lele akan mati.
  1. PAKAN PELET BUBUK
Pada hari ke 13 sampai dengan hari ke 15, bibit/anak lele diberi pakan pelet bubuk (Powder) dengan cara, seduh dan aduk secara merata pelet bubuk dengan air hangat secukup nya jangan sampai terlalu encer, kemudian buat/bentuk pelet tersebut bulat-bulat sebesar kelereng setelah itu masukan ke kolam benih/anak lele pada tempat-tempat dimana benih/anak lele biasa berkumpul. Pemberian pakan tersebut cukup satu hari satu kali kira-kira jam 8 – 9 pagi.

  1. Usaha Pembenihan
ü      Pastikan benih yang anda produksi ada pembelinya.
ü     Pastikan indukan lele adalah jenis yang unggul dalam kwalitas maupun kwantitas dan akan memperoleh hasil yang maksimal apabila kita mengetahui bahwa indukan jantan adalah lebih tua usia nya dari induk betina.
ü     Jangan memijahkan indukan (jantan & betina) dari hasil indukan yang sama.
ü     Kuasai tehnik pemijahan yang baik dan benar agar tidak gagal dalam memijah.
ü     Kuasai tehnik pemeliharaan benih agar tidak gagal panen.
ü     Kuasai tehnik perawatan indukan agar induk selalu siap memijah sesuai dengan kebiasaan dialam nya.
ü     Pastikan  mudah memperoleh Cacing Sutera sebagai pakan awal benih, apabila mengalami kesulitan memperoleh cacing sutera dapat disiasati dengan menggunakan Fengli-0- yg diseduh dengan air hangat kemudian dibentuk bulat-bulat sebesar kelereng.
Dan seterusnya,,..
sory, baru sampe sini usaha kami, jd baru ini yang bisa ku berikan…
insya alloh akan kami teruskan…
landjuuuutttt….


Selamat Mencoba, semoga berhasil…