BUDIDAYA IKAN LELE ;
Oleh : Abdul Wahid Yusuf, dari Babakan
jati, Jonggol, Kab. Bogor Jawa Barat.
Adapun langkah-langkah
tersebut sebagai berikut :
- PERSIAPAN KOLAM CACING SUTERA
Siapkan/buat lubang atau terpal untuk membuat Cacing
Sutera berukuran panjang 2m, lebar 1m, tinggi 20cm. Untuk lubang yang langsung
dibuat diatas tanah, batasi seluruh tepi nya dengan batako/bata merah dan
dasarnya diberi “floor” semen pasir dengan maksud agar air tidak merembes
kedalam tanah. Untuk lubang yang dilapisi terpal cukup dibuat serapih mungkin
agar air tidak bocor. Setelah selesai pembuatan kolam cacing sutera, beri atap
diatas nya sebagai penahan terik matahari. Kemudian siapkan pula saluran air
masuk dan keluar. Pembuatan kolam cacing sutera sangat diperlukan karena Dengan
tersedianya cacing sutera tersebut tentu dapat mengurangi biaya produksi.
- MEDIA CACING SUTERA
Siapkan kotoran kotoran ayam petelur 5 karung untuk dimasukan
kedalam lubang yang telah dibuat dan dicampur dengan Lumpur sebanyak 10 ember
yang diambil dari saluran air kotor untuk membuat Cacing Sutera, kemudian
aduk secara merata. Diamkan selama 3 hari lalu beri air yang mengalir secara
terus menerus, dengan ketinggian air 2 cm dari permukaan kolam. Dalam kurun
waktu 10 s/d 15 hari akan timbul cacing sutera yang pada waktunya akan sangat
diperlukan sebagai makanan benih/anak Lele setelah berumur 6 sampai dengan 12
hari.
- KAKABAN DAN KOLAM PEMIJAHAN
Siapkan
kakaban untuk memijah dengan ukuran lebar 40 cm, panjang 150 cm dan
banyak nya disesuaikan dengan kebutuhan.
{bisa
disesuaikan sesuai kebutuhan}
- PERSIAPAN PEMIJAHAN
Pasang/susun
kakaban kedalam kolam pemijahan dengan rapat (antar tjung ijuk/kakaban saling
bertemu), kemudian beri/pasang bambu yang selanjutnya beri pemberat agar
kakaban tidak mengambang. Jangan memberi pemberat yang tepi nya runcing karena
akan melukai induk Lele ketika aktif untuk bertelur. Setelah itu isi air kolam
tersebut sampai dengan ketinggian air antara 20-25 cm.
- INDUKAN SIAP MEMIJAH
Masukan dan cukup sepasang
indukan Lele yang sudah siap memijah. Lele Betina bila siap pijah ditandai
dengan, pada bagian perut dari mulai batok kepala belakang sampai dengan
sirip + 10 cm terlihat membesar karena berisi telur, bila di usap
akan terasa lembek, selain itu satu hal yg amat penting adalah warna lubang
untuk mengeluarkan telur berwarna merah merekah. Lele Jantan bila siap
pijah ditandai dengan, bila di usap-usap pada bagian sirip atas dari depan ke
belakang dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah, maka sirip bagian
atas tersebut akan berdiri. Memasukan Lele yang akan dipijahkan, harus
dilakukan antara jam 3 – 4 sore. Pada malam harinya antara jam 8 malam
sampai dengan jam 4 pagi, induk Lele akan bertelur.
- PEMINDAHAN KAKABAN
Pada
keesokan hari nya antara jam 7 pagi, pindahkan kakaban satu persatu ke kolam
penetasan/pendederan dengan cara dibalik ( kakaban bagian atas berada dibawah )
Kemudian pindahkan induk Lele yang telah bertelur ke kolam khusus induk.Sehari
selanjutnya telurnya akan menetas. Jangan memberi pakan kepada anak Lele dari
mulai menetas sampai berumur 4 hari.
- PENGANGKATAN KAKABAN
Setelah 2 hari telur
menetas angkat kakaban antara jam 7-8 pagi, dengan maksud agar tidak mudah
terserang hama atau penyakit. Selanjunya apabila kakaban sudah diangkat, taruh daun pisang
sebagai tempat berteduh amnak lele yang baru menetas.
- PAKAN AWAL BENIH/ANAK LELE
Setelah benih/anak Lele berumur 3 hari, beri pakan berupa kuning
telur ayam sampai dengan hari ke 5. Setelah itu beri pakan Cacing Sutera sampai
dengan hari ke 12. Jangan memberi makan cacing sutera yang telah mati karena
akan menyebabkan kolam menjadi bau dan timbul bibit penyakit yang pada akhirnya
bibit/anak lele akan mati.
- PAKAN PELET BUBUK
Pada hari ke 13 sampai dengan hari ke 15, bibit/anak lele
diberi pakan pelet bubuk (Powder) dengan cara, seduh dan aduk secara merata
pelet bubuk dengan air hangat secukup nya jangan sampai terlalu encer, kemudian
buat/bentuk pelet tersebut bulat-bulat sebesar kelereng setelah itu masukan ke
kolam benih/anak lele pada tempat-tempat dimana benih/anak lele biasa
berkumpul. Pemberian pakan tersebut cukup satu hari satu kali kira-kira jam 8 –
9 pagi.
- Usaha Pembenihan
ü
Pastikan benih yang anda produksi ada pembelinya.
ü
Pastikan indukan lele adalah jenis yang unggul dalam
kwalitas maupun kwantitas dan akan memperoleh hasil yang maksimal apabila kita
mengetahui bahwa indukan jantan adalah lebih tua usia nya dari induk betina.
ü
Jangan memijahkan indukan (jantan & betina) dari
hasil indukan yang sama.
ü
Kuasai tehnik pemijahan yang baik dan benar agar tidak
gagal dalam memijah.
ü
Kuasai tehnik pemeliharaan benih agar tidak gagal panen.
ü
Kuasai tehnik perawatan indukan agar induk selalu siap
memijah sesuai dengan kebiasaan dialam nya.
ü
Pastikan mudah memperoleh Cacing Sutera sebagai
pakan awal benih, apabila mengalami kesulitan memperoleh cacing sutera dapat
disiasati dengan menggunakan Fengli-0- yg diseduh dengan air hangat kemudian
dibentuk bulat-bulat sebesar kelereng.
Dan
seterusnya,,..
sory, baru sampe sini usaha kami, jd baru ini yang bisa ku berikan…
insya alloh akan kami teruskan…
landjuuuutttt….
sory, baru sampe sini usaha kami, jd baru ini yang bisa ku berikan…
insya alloh akan kami teruskan…
landjuuuutttt….
Selamat Mencoba, semoga berhasil…